Polri Peduli Kesehatan Masyarakat, Rumkit Bhayangkara Beri Pengobatan Gratis Di Bulan Suci Ramadan
PALANGKA RAYA – Ramadhan merupakan waktu yang ditunggu bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Semangat Ramadhan untuk melakukan ibadah puasa selama satu bulan pastinya meningkat.
Untuk menyambut hal tersebut, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng menggelar Pelayanan Kesehatan Keliling (Yankesling) atau pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat bertempat di Pasar Besar Kota Palangka Raya dalam rangka menjaga kesehatan warga di bulan Suci Ramadan, Kamis (6/3/2025) pagi.
Bulan Ramadan tidak mengurangi semangat tim Kesehatan Mobile (Kesmob) Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Mulai dari konsultasi kesehatan gratis bersama Dokter mengenai kesehatan di saat puasa hingga pemeriksaan kesehatan yang diberikan diantaranya pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah, kolesterol dan asam urat hingga konsultasi gizi.
Saat dikonfirmasi, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng AKBP dr. Anton Sudarto mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengatakan bahwa untuk menjadikan Indonesia lebih sehat sejalan dengan program Pemerintah, Polri terus berkontribusi kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan kesehatan, terutama selama Ramadhan.
“Selama bulan radaman, kami akan menjemput bola dan rutin untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mobile,” ujarnya.
dr. Anton juga menyampaikan, apa yang dilakukan Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng terkait pemeriksaan kesehatan gratis di bulan Ramadan merupakan bentuk kepedulian Polri.
Sementara itu, Karumkit Bhayangkara Polda Kalteng berpesan, agar masyarakat untuk menjaga pola makan selama Ramadan agar terhindar dari masalah kesehatan.
“Kita harus berhati-hati dalam memilih makanan saat berbuka dan sahur. Jangan berlebihan. Makan secukupnya sesuai kemampuan. Pola makan harus tetap dijaga, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan,” katanya.
Untuk penderita penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi agar untuk tetap mengonsumsi obat sesuai jadwal. Meskipun sedang berpuasa, pasien tetap bisa menyesuaikan waktu minum obat, yakni setelah berbuka puasa dan sebelum sahur.
“Jangan sampai melewatkan jadwal minum obat, karena pengobatan harus tetap berjalan sebagaimana di luar bulan Ramadan,” tambahnya.
Dengan adanya layanan kesehatan gratis yang tetap berjalan dan kesadaran menjaga kesehatan selama Ramadan, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan kondisi tubuh yang tetap sehat dan bugar. (Har/sam)

Posting Komentar