Bebie Apresiasi Respons Cepat BPBD Murung Raya Tangani Dampak Banjir, Tekankan Kesiapsiagaan dan Data Akurat
Puruk Cahu, Pojokinformasi.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.AP., mengapresiasi langkah cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya bersama pemerintah kecamatan dan desa dalam memantau serta menangani dampak banjir di sejumlah wilayah.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci penting agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan BPBD beserta seluruh pihak yang terus memantau perkembangan kondisi banjir di lapangan. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa harus terus diperkuat agar penanganan berjalan optimal,” ujar Bebie, Senin (15/6/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu menilai kerja sama antarinstansi sangat dibutuhkan dalam situasi darurat, terutama untuk memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh pelayanan dan bantuan yang memadai selama masa tanggap bencana.
Ia juga mendukung langkah antisipasi BPBD, termasuk kesiapan mendirikan dapur umum apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan logistik bagi warga terdampak.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.
“Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan kebutuhan pokoknya terpenuhi. Jika diperlukan, dapur umum harus segera diaktifkan untuk membantu warga terdampak banjir,” katanya.
Bebie juga mendorong pemerintah desa dan kecamatan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran kedaruratan guna mendukung kebutuhan penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Selain itu, ia meminta BPBD terus melakukan pemantauan intensif serta memperbarui data wilayah dan jumlah warga terdampak agar penanganan dapat dilakukan lebih efektif dan terukur.
Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam mengambil keputusan strategis di lapangan.
“Kami berharap seluruh pihak tetap siaga, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak banjir. Data dari desa dan kecamatan harus terus diperbarui agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” tuturnya.
Hingga pertengahan Juni 2026, BPBD Murung Raya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan banjir, melakukan pendataan warga terdampak, serta memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
(Rocky Hanter)
Posting Komentar